Jumat, 16 Maret 2012

KONSEP BIAYA


KONSEP BIAYA
  1. PENGERTIAN BIAYA (Cost)
  Biaya adalah pengorbanan ekonomis yang dibuat untuk memperoleh barang dan jasa oleh organisasi.
  Cost : biaya2 yang dianggap akan memeberi manfaat diwaktu yang akan datang krn itu dicantumkan dalam neraca.
  Besarnya biaya diukur dalam satuan moneter.
  Dalam Akuntansi Manajemen biaya digunakan untuk berbagai cara sesuai dengan kebutuhan manajemen yang mencakup biaya masa lalu dan biaya masa depan.
  Biaya masa lalu adalah biaya yang telah terjadi pada masa yang lalu.
  Biaya masa lalu sebagai salah satu faktor untuk menyusun prediksi biaya masa depan.
  Biaya masa depan adalah biaya yang diprediksi akan terjadi jika suatu keputusan diambil. Biaya masa depan digunajan untuk menyusun perencanaan biaya sesuai dengan alternatif yang dipilih.
  2. BEBAN (Expense)
  merupakan biaya yang dikorbankan atau dikonsumsi dalam rangka memperoleh pendapatan dalam suatu periode akuntansi tertentu.
  Expense adalah pengeluaran yang telah digunakan untuk menghasilkan prestasi. Karena pengeluaran ini tidak dapat memberi manfaat lagi diwaktu yad maka expense ditempatkan pd Lap Rugi Laba
 
KONSEP BIAYA
  Dalam kenyataan biaya (cost) sering digunakan dalam konteks harga perolehan atau harga pokok juga digunakan dalam kontek pengertian beban.
  3. PENGGOLONGAN BIAYA
  dilakukan dengan cara :
A.Berdasarkan fungsi pokok kegiatan perusahaan.
B.Berdasarkan biaya prosuk dan biaya periode.
C.Berdasarkan perilaku biaya
D.Berdasarkan objek dan pusat biaya
E.Berdasarkan pperiode akuntabsi dimana biaya dibebankan.
F.Penggolongan biaya untuk tujuan pengendalian biaya.
G.Penggolongan biaya sesuai dengan
  tujuan pengambian keputusan.
A.Penggolongan biaya berdasarkan funsi pokok perusahaan.
  Perusahaan manufaktur mempunyai fungsi pokok kegiatan yg meliputi :
Fungsi Produksi

a.Fungsi Non Produksi a,l :
Fungsi pemasaran
Fungsi adm umum
Fungsi finansial
  Mk biaya digolongkan sesuai dengan fungsi-fungsi kegiatan yaitu  :
a.Biaya Produksi
b.Biaya Non Produksi.
KONSEP BIAYA
a.BIAYA PRODUKSI
  melputi semua biaya yang berhubungan dengan fungsi produksi yaitu semua biaya dalam rangka pengolahan bahan baku menjadi produk selesai yang siap untuk dijual.
  Biaya Produksi terdiri dari :
1.Biaya bahan baku adalah harga perolehan berbagai macam bahan baku yang dipakai didalam kegiatan pengolahan produk.
2.Biaya Tenaga Kerja Langsung
  adalah balas jasa yang diberikan oleh perusahaan kepada tenaga kerja langsung dan jejak manfaarnya dapat diidentifikasikan pada produk tertentu.
3.Biaya Overhead Pabrik
  adalah biaya produksi selain biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung, yang masuk ke dalam golongan ini :
Biaya bahan penolong
Biaya tenaga kerja tidak langsung
KONSEP BIAYA
Biaya depresiasi dan amortisasi aktiva tetap pabrik
Biaya reparasi dan pemeliharaan aktiva tetap pabrik
Biaya listrik dan air pabrik
Biaya asuransi pabrik
Biaya overhead pabrik lain.
  Biaya bahan baku ditambah biaya tenaga kerja langsung disebut biaya utama (prime cost).
  Biaya tenaga kerja langsung ditambah biaya overhead pabrik disebut biaya konversi (conversion cost).
b.BIAYA NON PRODUKSI
  terdiri dari :
Biaya Pemasaran adalah semua biaya dalam rangka melakasanakan kegiatan pemasaran atau kegiatan untuk menjual barang dan jasa perusahaan kepada para pembeli sampai dengan pengumpulan piutang menjadi kas.
Biaya Administrasi dan Umum
  meliputi semua biaya dalam rangka melaksanakan fungsi administrasi dan umum yaitu biaya perencanaan, penentuan
KONSEP BIAYA
  strategi dan kebijaksanaan, pengarahan dan pengendalian kegiatan.
  Biaya umum a.l :
ØBiaya direksi dan staf
ØBiaya fungsi akuntansi
ØBiaya fungsi keuangan
ØBiaya funsi personalia
ØBiaya fungsi humas dan keamanan, dll.
c.Biaya Finansial
q
q
  adalah semua biaya dalam rangka melaksanakan fungsi finansial seperti biaya bunga, biaya penerbitan atau emisi obligasi, dll.
B.Penggolongan Biaya Berdasarkan Biaya Produk dan Biaya Periode.
  Biaya yang terjadi dalam perusahaan dapat digolongkan kedalam biaya produk dan biaya periode.
KONSEP BIAYA
  Tujuan penggolongan biaya kedalam biaya produk dan biaya periode adalah untuk penyusunan laporan keuangan baik untuk pihak eksternal maupun pihak internal.
oBiaya produk adalah biaya yang dapat diidentifikasikan sebagai bagian harga perolehan persediaan.
  Biaya ini merupakan harga perolehan dagangan ( persh. dagang) dan sebagai harga pokok penjualan bagi produk yang terjual dan bagi produk yang belum terjual merupakan persediaan.
oBiaya Periode adalah semua biaya yang dapat diidentifikasikan dengan ukuran periode atau jarak waktu tertentu dari pemindahan barang atau penyerahan jasa.
  Biaya ini dibebankan sebagai biaya (expense) dan dimasukkan dalam laporan Rugi Laba pada periode saat terjadinya.
C.Penggolongan Biaya Berdasarkan Perilaku Biaya
  Tujuannya untuk menyajikan informasi biaya yang diperlukan untuk :
KONSEP BIAYA
1.Menyusun perencanaan kegiatan
2.Membuat keputusan-keputusan khusus
3.Mengendalikan kegiatan perusahaan.
  Atas dasar perilaku, biaya dapat dikelompokkan atas :
a.Biaya tetap
b.Biaya Variabel
c.Biaya Semi Variabel
a.Biaya Tetap
  adalah biaya yang jumlah totalnya tetap konstan tidak dipengaruhi oleh perubahan volume kegiatan atau aktifitas sampai dengan tingkat tertentu.
  Biaya tetap per unit besarnya berbanding terbalik secara proposional dengan peruubahan volume kegiatan atau kapasitas, semakin tinggi tingkat kegiatan maka semakin rendah biaya tetap per unit, semakin rendah tingkat kegiatan maka semakin tinggi biaya tetap per unit.
KONSEP BIAYA
b.Biaya Variabel
  adalah biaya yang jumlah totalnya berubah secara sebanding atau proposional dengan perubahan volume kegiatan atau aktifitas.
  Semakin tinggi volume kegiatan maka secara proposional semakin tinggi pula total biaya variabel dan semakin rendah volume kegiatan maka semakin rendah pula total biaya variabel.
  Biaya variabel per unit selalu konstan tidak dipengaruhi oleh perubahan volume kegiatan atau aktifitas.
c.Biaya Semi Variabel
  adalah biaya yang jumlah totalnya berubah sesuai dengan perubahan volume kegiatqan atau aktifitas tetapi perubahannya tidak proposional atau sebanding.
  Semakin tinggi volume kegiatan semakin tinggi pula jumlah biaya semi variabel, semakin rendah volume kegiatan semakin rendah biaya semi variabel tetapi perubahannya tidak proposionaldengan perubahan volume kegiatan.
KONSEP BIAYA
Y               Y             Y
20                                   20                                 20
 
10             10                                  10
   0       1       2       3  Q   0       1       2       3  Q    0       1       2       3
          Biaya variabel            Biaya tetap             Biaya Semi variabel
                Tingkah Laku Biaya
KONSEP BIAYA
  Biaya semi variabel per unit berubah secara terbalik dengan perubahan volume kegiatan tetapi sifat perubahannya tidak proposional.
  Contoh : biaya listrik, biaya telepon, biaya reparasi dan pemeliharaan mesin, biaya kendaraan.
  Untuk pengambilan keputusan maka biaya semi variabel harus dipisahkan ke dalam elemen biaya tetap dan biaya variabel.

D.Penggolongan biaya sesuai dengan objek atau pusat biaya.
  Tujuan :
Agar pembebanan biaya kesetiap objek atau pusat biaya teliti dan adil.
Pengendalian biaya
Pembuatan Keputusan.
  Atas dasar objek atau pusat biaya, biaya dapat digolongkan menjadi :
a.Biaya langsung (direct cost)
  adalah biaya yang terjadinya
KONSEP BIAYA
  atau manfaatnya dapat diidentifikasikan kepada objek atau pusat biaya tertentu.
b.Biaya tidak langsung (indirect cost) adfalah biaya yang terjadinya atau manfaatnya tidak dapat diidentifikasikan pada objek atau pusat biaya tertentu atau biaya yang manfaatnya dinikmati oleh beberapa objek atau pusat biaya.
  Biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung adalah merupakan biaya langsung terhadap produk.
  Biaya overhead pabrik adalah biaya tidak langsung terhadap produk.
E.Penggolongan biaya sesuai dengan periode akuntansi dimana biaya akan dibebankan.
  Tujuan untuk ketelitian dan keadilan pembebanan biaya pada periode akuntansi yang menikmatinya.
  Pengoolongan pengeluaran :
Pengeluaran Modal ( Capital Expenditures) adalah pengeluaran yang akan dapat
KONSEP BIAYA
  memberikan manfaat (benefit) pada beberapa periode akuntansi atau pengeluaran yang akan dapat memberikan manfaat pada periode akuntansi yang akan datang.
Pengeluaran Penghasilan (Revenue Expenditure) adalah pengeluaran yang akan memberikan manfaat hanya pada periode akuntansi dimana pengluaran terjadi.
  Dalam praktek seringkali sulit untuk menggolongkan pengeluaran sebagai pengeluaran
  modal atau pengeluaran penghasilan.
  Untuk penggolongan dapat digunakan 3 kunci yaitu :
Manfaat dari pengeluaran.
Jumlah relatif
Keputusan manajemen
F.Penggolongan biaya untuk tujuan pengendalian biaya.
  Dapat dikelompokkan atas :
Biaya terkendalikan adalah biaya yang secara langsung dapat dipengaruhi oleh
KONSEP BIAYA
  seorang pimpinan tertentu dalam jangka waktu tertentu.
Biaya tidak terkendalikan (Uncontrollable cost) adalah biaya yang tidak dapat dipengaruhi oleh seorang pimpinan/ pejabat tertentu berdasar wewenang yang dia miliki atau tidak dapat dipengaruhi oleh seorang pejabat dalam jangka waktu tertentu.
G.Penggolongan biaya sesuai dengan tujuan pengambilan keputusan
  dapat dikelompokkan menjadi :
Biaya relevan (Relevan Cost) adalah biaya masa depan yang berbeda diantara alternatif keputusan yang dipertimbangkan.
Biaya tidak relevan (Irrelevant Cost) adalah biaya yang tidak mempengaruhi pengambilan keputusan oleh karena itu biaya ini tidak perlu diperhitungakan atau dipertimbangkan dalam proses pengambilan keputusan.
  Biaya tidak relevan umumnya adalah biaya yang telah terjadi di masa lalu dan dapat diubah dengan suatu keputusan yang dibuat sekarang/ masa yad.
KONSEP BIAYA
Keputusan berorientasi ke depan
maka dalam prosesnya terdiri dari
Biaya differensial  yaitu selisih atau perbedaan biaya antara dua alternatif.
Biaya terhindarkan  adalah suatu beban biaya yang bersifat tetap dan menjadi tanggungan sendiri oleh suatu bagian tertentu atau biaya tidak akan berlanjut.
Biaya tidak terhindarkan merupakan biaya yang menjadi tanggungan
Bersama suatu organisasi atau
biaya yang dirumuskan sebagai
Fasilitas aatu jasa yang dinikmati
bersama berdasarkan beban
tertentu.
Contoh :
Sebuah toko menjual 3 outlet
yaitu : dagangan umum, produk
pertanian dan Restoran.
Manajemen sedang mempertim
Bangkan untuk menutup outlet
Restoran karena terus merugi.
Ramalan perhitungan laba rugi
sbb
                          KONSEP BIAYA

Ramalan perhitungan laba rugi sbb : (dlm ribuan rupiah)
  Jumlah         Dagangan      Produk          Restoran
                                                 umum          Pertanian
Penjualan  5.000            4.000          400     600
Bi. Variabel  3.390            2.800          200      390
Marjin kontri       1.610            1.200               200     210
busi  (32 %)           (30 %)        (50 %)           (35 %)
Bi. Tetap  1.110               750            50     310
Laba/ rugi Op        500  450          150    (100)
Manajer akan menggunakan ruangan yang dikosongkan  sbb :
a.  Menambah barang dagangan umum
b.  Menambah hasil produk pertanian
 
 
 
       
KONSEP BIAYA
  Bila itu dilakukan maka biaya terhindarkan  terdiri dari  upah karyawan masing2 dept  Rp.100.000 di bagian restoran, Rp.
  20.000 di bgn produk pertanian Rp. 250.000 di bgn dagangan
  umum.
  Menambah barang dagang umum tidak akan memerlukan tenaga tambahan, tetapi menambah hasil produk pertanian akan memerlukan Rp. 25.000. Manajer memperkirakan bahwa penjualan barang dagangan umum akan bertambah Rp. 300.000 dan hasil produk pertanian Rp. 200.000
  Keputusan mana yang akan diambil oleh manajer apakah :
  a. Menutup restoran atau tidak ?
     b. Yang mau dikembangkan dagangan umum atau produk pertanian
KONSEP BIAYA
Langkah-langkah :
1.Beban terhindarkan apabila menutup restoran :
  = 600.000 – ( 390.000+100.000) = 110.000
2.Laba operasi perusahaan menjadi = 500.000 – 110.000 = 390.000
3.Total penjualan menjadi = 4.000.000 + 400.000 = 4.400.000
4.Biaya tetap menjadi = 1.110.000 – 100.000 = 1.010.000 maka alokasi biaya tetap
  ke dagangan umum = 4.0000.000/4.400.000 x 1.010.000
                                        = 918.182
       ke produk pertanian = 400.000/4.400.000 x 1.010.000
                                        = 9181.818
Konsep Biaya
Laporan laba rugi bila restoran ditutup
         Jumlah             Tambahan               Tambahan
                Dagangan umum   Produk Pertanian
Penjualan           4.400         300  200
Bi. Variabel                 3.000         210 (70 %)  100 (50 %)
Margin Konrtibusi       1.400         90 (30 %)  100 (50 %)
Pengeluaran tetap      1.010     25
Laba operaional             390         90                               75
Tanpa restoran total laba operasional kedua alternatif lebih rendah,
Maka penutupan restoran adalah pengambilan keputusan yang keliru 
  
Konsep Biaya
Biaya kesempatan  yaitu potensi keuntungan atau penghematan biaya yang hilang ketika suatu alternatif dipilih dari yang lain.
  Contoh :
  John pemilik toko pakaian, baru-baru ini dia ditawari jabatan manajer toko disalah satu super market dengan gaji Rp. 50 juta setahun dan John yakin dia dapat menjual tokonya seharga Rp 115 juta.   John mempertimbangkan  dengan perhitungan lab/ rugi tokonya tahun lalu sbb :
  Hasil penjualan  Rp.  225 juta
  Harga Pokok Penjualan                           135 juta
  Laba kotor            90 juta
  Biaya operasional :
      -  sewa gedung  Rp    7,2 juta
Konsep Biaya
-Upah karyawan       3, 7   juta
-Umum       3,64  juta
-Perlengkapan                 5,6    juta
-Iklan       2,33  juta
-Asuransi       8,2    juta
-Lain-lain                    1,78  juta 
Jumlah biaya operasional   32,45 juta
Laba bersih  57,55 juta
Analisa John harus dikurangi dengan biaya kesempatan yang hilang
dari keputusan yang diambil yaitu :
Konsep Biaya
Laba bersih (dgn buka tokoRp. 57,55 juta
Dikurangi :
-Gaji yang tidak diterima       Rp.   50       juta
-Bunga deposito dari penjualan
      tokonya mis. Bunga 17 %/ th
     = 17 % x 115 juta            19,55  juta
Total biaya kesempatan       69,55 juta
Kerugian karena tidak menerima tawaran kerja       12      juta

Tidak ada komentar: